Buku

Negeri Atas Angin

Negeri Atas Angin

Ketika seorang perempuan menulis, banyak ranting liku hidupnya dipilin. Dalam kumcer Wina, kita banyak menemukan kejujuran, juga realitas perempuan yang menggosok pikiran dan impiannya. Cerpen yang hidup dan menggeliat. Tentu masih harus dibuktikan waktu. Apakah Wina bertahan menulis sampai waktu menggerusnya habis. Mari menyantap kumcer ini dengan girang.

Oka Rusmini, Novelis.

… Wina sangat pandai memaparkan kesumpekan, konflik, rasa bersalah, bahkan frustasi para tokoh perempuannya,… Beberapa cerita terasa menampar kita yang seringkali tidak berani jujur pada diri kita sendiri.

Astrid Wiratna, Psikolog.

Pada buku ini kita diberi kessempatan untuk memahami, bahwa banyak persoalan kecil sangat berpotensi menimbulkan persoalan besar. Kepedulian Wina adalah kepedulian kita semua.

M. Djoko Yuwono, Editor, pegiat sosial budaya